memandang indah bulan
di bawah kelam langit dan gemerlap kecil cahaya
tak sadar cinta membakar
sejuta mahkota kata
terajut dalam hati,
mendekap cinta menyimbah batin
mencabar dan penuh jeram
mesqi cinta telah terkubur
dari senarai syair puitis
tenggelam termakan zaman
menjadi puing serpihan kisah
namun tetap kunanti
di bawah sandiwara kikisan langit
bersama sayap-sayap kasmaran
merpati penyair yang terus berkelana
cipt:ibnu wibowo

Tidak ada komentar:
Posting Komentar