ingat shalat.....

Senin, 20 Juli 2009

sebelum dunia

bagai penyair memasuki pintu dermaga cinta
memijak sajak dalam kata
mengembun makna dalam syair
dan...
saat gelap menutupi hati
saat rindu akan arif bijakMU
saat rindu saat terindah dalam hidupku
kulihat secercah cahayaMU
laksana kerlipan bintang di gelap gulita...

ku berusaha miliki hati ini,
miliki cinta ini,
tapi ku tertipu akan dunia fana ini
dunia yang sedang berhias
dimana iman banyak terampas

sadarkah aku,dari air yang hina
dan layakkah ku cintai suatu hal(wanita) di dunia ini
sebelumku mampu cintaiMu....

Minggu, 19 Juli 2009

merpati penyair

memandang indah bulan
di bawah kelam langit dan gemerlap kecil cahaya
tak sadar cinta membakar

sejuta mahkota kata
terajut dalam hati,
mendekap cinta menyimbah batin
mencabar dan penuh jeram

mesqi cinta telah terkubur
dari senarai syair puitis
tenggelam termakan zaman
menjadi puing serpihan kisah

namun tetap kunanti
di bawah sandiwara kikisan langit
bersama sayap-sayap kasmaran
merpati penyair yang terus berkelana

cipt:ibnu wibowo

Sabtu, 11 Juli 2009

Detak Hati

lirih berdesir melalui bisik,
tak terlihat,terhalang jasad...
mesqi jiwa tak kuasa..
namun ALLAH maha segala....
dan......
tak sedikit ku terhimpit rasa
sesak menjerat terbawa dalam maya
mengikis semua serpihan nyata
merengkuh diriku dalam sebuah cinta
dan.....
bukan kata yang terangkai
bukan makna pula yang ku tanya
melainkan sebuah rasa....
yang terdengar dalam.....

detak hati.....

cipt:ibnu wibowo

Senin, 06 Juli 2009

keindahan surga

bagiku kamu adalah jamaaliyah surga

di bawah sandiwara langit ku termenung
bertanya tanya kepada hati yang tak bersudut ini
mampukah ku singgah dalam taman hatimu
walau hanya tuk sejenak berteduh?

dan...

entah bagaimana,
parasmu sanggup palingkan ku
dari dunia yang sedang berhias ini,
dimana iman seorang insan banyak terampas...

sungguh tak cukup bagiku bersyukur
bila suatu saat nanti ku miliki dirimu
karena dirimu sebuah jamaaliyah dalam hidupku...

dan tetaplah kamu menjadi kiblat hatiku....
cipt;ibnu wibowo

Saf terakhir

biarkan Syukur ini membentang di hatiku,
serta senyum tentram ini tertanam di hati
walau sedetik kamu memandangku
tak henti ku bertasbih dengan ayat alam semesta ini.....
dan kamu......
kamu yang berada di tepian hati,
sanggupkah ku ikhlas,,,,
tak dapat melihatmu kembali di
bawah naungan hangat terik mentari
dan....
Sadarkah kamu.....
mata hatiku hanya tersudut padamu
mesqi ku hanya sanggup terpaku berdiri menatapmu...
dari Saf terakhir....
cipt:ibnuwibowo